Rumah Wartawan di Sumut Terbakar Pasca Beritakan Peredaran Narkoba
Kamis, 21 Maret 2024 - 15:41
Rumah Wartawan di Sumut Terbakar Pasca Beritakan Peredaran Narkoba
Kamis, 21 Maret 2024 - 15:41 | 419
Usai memberitakan terkait peredaran narkoba di wilayah Labuhanbatu, Sumatera Utara, rumah wartawan terbakar. Kamis (21/3/2024). (metrotvnews.com)
Kota Labuhanbatu, JN – Nasib nahas menimpa jurnalis media siber, yang juga anggota aktif Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Labuhanbatu, Junaidi Marpaung.
Peristiwa pembakaran rumah oleh orang tidak dikenal (OTK) itu terjadi pada Kamis (21/3/2024) dini hari, setelah sempat mendapat ancaman di media sosial.
Junaidi menyampaikan, sebelum peristiwa terjadi ia sempat memberitakan tentang maraknya peredaran narkoba di Labuhanbatu.

"Mobil, sepeda motor dan seisi rumah saya terbakar, tidak ada yang tersisa, saya menduga kemungkinan ada orang yang melakukan ini, karena sebelumnya saya ada melakukan investigasi terkait narkoba di Labuhanbatu," ungkap dia.
Ia memaparkan, awalnya api membakar mobil milik Junaidi kemudian merambat ke rumah korban dan menghanguskan seisi rumah.
Awalnya, Junaidi mendengar ada lemparan botol dan suara di teras rumah, kemudian anak korban terbangun dan melihat api di teras rumah.
"Saya dan istri keluar rumah untuk menyelamatkan diri, sudah tidak terpikirkan harta, hanya berpikir selamat," tandas dia.

Atas kejadian ini, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Labuhanbatu, Hj Ellya Rosa Siregar SPd MM, bersama Dandim 0209/LB, Letkol Inf Yudi Ardyan Saputro memastikan kondisi terkini Junaidi di Lingkungan Talaksimin, Kecamatan Rantau Utara, tempat wartawan ini berdomisili.
"Saya atas nama Pemkab Labuhanbatu turut prihatin atas terjadinya musibah yang dialami saudara kita ini,” ucapnya.
Rosa menguatkan Junaidi, bahwa peristiwa ini tidak lepas dari kuasa dan kehendak oleh Allah SWT. Untuk itu, ia berharap agar seluruh keluarga dapat menjalani segala cobaan dengan tabah dan ikhlas.
“Karena semuanya adalah titipan dari Allah SWT, untuk itu kita harus ikhlas dan bersabar dalam menghadapi setiap cobaan,” tutupnya. (**)
Pewarta: Doi Nuri
Editor: Buang Supeno