Loading...

Pengunjung

Kota Malang Boyong Medali Emas Menembak di Porprov Jatim 2025

admin

admin

Selasa, 01 Juli 2025 - 12:56

1227 | Bagikan

Kota Malang Boyong Medali Emas Menembak di Porprov Jatim 2025

admin - olahraga

Selasa, 01 Juli 2025 - 12:56 | 1227

Para peserta menembak bersiap menunjukkan skil terbaik masing-masing. Selasa. (1/6/2025). (Doi/JN)

Kabupaten Malang, JN — Pagelaran Porprov Jatim 2025 yang di selenggarakan di Malang Raya sudah selesai dilaksanakan. Kota Malang mendominasi perolehan medali emas.

Ofisial tim cabor menembak Kota Malang, Azhar Arkho, mengatakan jika capaian ini melebihi ekspektasi tim sebelumnya.

Cabor menembak Kota Malang mengoleksi empat medali emas di pertandingan pertama Porprov IX Jatim 2025 pada Senin (30/6) di Lapangan Tembak Armed Singosari.

Diketahui, dari 11 kelas yang dipertandingkan hingga Kamis (3/7), raihan 4 emas ini sudah melebihi target awal, yakni 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu.

Azhar masih optimistis bisa menambah medali dari kelas yang akan dipertandingkan hingga Kamis, 3 Juli mendatang.

“Target realistis tambah dua emas lagi. Tapi kami lihat lawan sangat bagus, termasuk Surabaya dan Sampang yang jadi lawan berat dan ketemu di final. Semoga di sisa dua hari besok bisa mendapat hasil baik,” tegasnya.

Cabor Perbakin (Persatuan Menembak Indonesia) Banyuwangi meraih satu medali perunggu di kelas tembak reaksi AAIPSC Putri.
 

Ketua Perbakin Banyuwangi Romadhoni Isyak, SH, MH menjelaskan jika timnya menyumbang 1 medali perunggu di kelas tembak reaksi AAIPSC Putri.

Atlet tersebut adalah Keizara Shaibiyyah Setiawan Murid SMPN 1 Cluring,” terangnya. Selasa. (1/6/2025).

Dikatakan, Keizara Shaibiyyah Setiawan adalah atlet yang benar-benar berpotensi dan selalu meraih juara di tingkat Nasional.
 

“Perbakin Banyuwangi dari Cabor menembak mengikuti kelas tembak reaksi, Air Rifle Match, dan Benchrest. Sebenarnya ada 1 kelas lagi yang diikuti oleh atlet kami yaitu di kelas Multirange Metal Silhouette, namun ternyata tidak terdaftar di kelas tersebut,” ungkapnya.
 

Ditambahkan, “Kami sangat kecewa dengan tidak didaftarkannya atlet kami oleh KONI Banyuwangi, saya tidak paham apakah ini ada miss komunikasi atau ketidaktahuan admin memasukkan nomor kelas yang di input di aplikasi Porprov Jatim 2025.

Namun demikian kami tetap melaksanakan pertandingan dengan maksimal, walaupun banyak kendala-kendala administratif yang kita alami menjelang pertandingan dan Atlet sudah bekerja keras sudah tampil dengan penampilan terbaik membawa nama Banyuwangi,” ucapnya.
 

“Berharap, semoga Porprov Jatim di periode akan datang, kami akan membawa lebih banyak lagi medali untuk Kabupaten Banyuwangi,” pungkasnya. (**)

Pewarta: Rendi Rakita Dewa
Editor: Doi Nuri