Desa Gunungsari On Progres Desa Wisata Terpadu Berskala Internasional
Selasa, 05 Agustus 2025 - 06:39
Desa Gunungsari On Progres Desa Wisata Terpadu Berskala Internasional
Selasa, 05 Agustus 2025 - 06:39 | 1153
Desa Gunungsari di Kecamatan Bumiaji Kota Batu ditargetkan menjadi Desa Wisata Terpadu berskala Internasional. Selasa (5/8/2025). (ADV)
Kota Batu, JN — Mendengar nama Desa Gunungsari, fokus kita pasti akan langsung tertuju pada Dusun Brau. Destinasi wisata ternak sapi perah yang mampu memproduksi ribuan liter susu.
Namun tidak lama lagi, dusun-dusun lain di Desa Gunungsari akan bangkit dengan masing-masing konsep wisata desa terpadu.
Pengerjaan proyek stadion futsal di Dusun Brumbung misalnya, pembangunan lapangan olahraga ini ditargetkan berskala internasional.
Berdekatan dengan rest area dan foodcourt desa, bukan hanya lapangan futsal yang akan menjadi daya tarik, namun juga wisata petik bunga.

Kepala Desa Gunungsari, Andi Susilo optimistis dengan program yang sedang ia jalankan, kendati prospek pengerjaan cenderung lamban, karena ia ingin semua destinasi berdiri tegap.
"Kami sudah siap menampung wisatawan dengan wisata susu di Dusun Brau, jadi setiap pengerjaan wisata di dusun-dusun lain kami lakukan dengan sangat hati-hati," katanya.
Ia tidak ingin gegabah dalam mencapai target desa wisata terpadu, namun Andi berharap setiap destinasi wisata di desanya mampu berdiri kokoh dengan perencanaan dan penataan yang tepat.
"Desa wisata terpadu di Desa Gunungsari, harus memiliki khas sendiri yang akan selalu dirindukan wisatawan, karena itu kami ingin dalam perjuangan mewujudkannya tidak serta merta mengejar kecepatan," tunas dia.

Sebagai informasi, di Kota Batu, Kecamatan Bumiaji adalah daerah produktif pariwisata, didukung dengan potensi alam dan keindahan panorama alami.
Sebagai bagian dari Kecamatan Bumiaji, Andi ingin performa Desa Gunungsari dalam sirkulasi wisata bukan hanya sebagai pelengkap dan penyedap.
"Kami garap serius setiap wilayah wisata yang akan kami jual kepada para wisatawan yang datang. Mohon bantuan doanya," pungkas dia. (*)
Pewarta: Rendika Rakita Dewa
Editor: Doi Nuri