DPUPR Kota Batu Segera Kerjakan Pedestrian di Sepanjang Jalan Diponegoro
Sabtu, 01 Juni 2024 - 14:01
DPUPR Kota Batu Segera Kerjakan Pedestrian di Sepanjang Jalan Diponegoro
Sabtu, 01 Juni 2024 - 14:01 | 532
Trotoar di sepanjang jalan Diponegoro Kota Batu akan dilakukan pembenahan dengan pedestrian oleh DPUPR. Sabtu (1/6/2024). (Doi Nuri/JN).
Kota Batu, JN – Revitalisasi trotoar dengan pedestrian pada 7 titik jalan di Kota Batu, akan segera diselesaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu pada akhir bulan Juli 2024 mendatang. Salah satu yang akan segera dikerjakan adalah jalan Diponegoro, Kelurahan Sisir, Kota Batu.
Kepala DPUPR Kota Batu Ir Alfi Nurhidayat ST MT mengungkapkan, 7 kawasan strategis di Kota Batu yang akan dibangun pedestrian ditargetkan bisa selesai sebelum momentum hari ulang tahun Kota Batu dan hari kemerdekaan bulan Agustus.
"Revitalisasi trotoar jalan dengan pedestrian ini adalah upaya kami untuk mendukung Kota Batu sebagai destinasi wisata," katanya.

Alfi menyadari, konsekuensi dari proses pengerjaan proyek adalah terkendalanya fungsi dari lokasi pengerjaan. Terlebih di jalan Diponegoro Kota Batu yang selalu ramai pedagang sejak pagi hingga siang.
Masyarakat pedagang yang ada di sepanjang jalan Diponegoro Batu beserta perangkat lingkungan, mendapatkan sosialisasi terkait proyek revitalisasi trotoar dengan pedestrian ini di Aula Kantor Kelurahan Sisir, Jumat (31/5/2024) kemarin.
Kabid Bina Marga, Eko Setiawan yang mendampingi Alfi menambahkan bahwa sosialisasi ini dilakukan agar masyarakat memahami maksud baik pemerintah dalam penataan kawasan.

Dengan penataan yang baik, dikatakan Eko, pejalan kaki akan merasa lebih nyaman, arus lalu lintas akan lebih lancar, dan yang terpenting, kawasan tersebut tidak akan mengalami banjir saat hujan dengan intensitas tinggi.
"Revitalisasi trotoar ini merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan perkotaan yang semakin kompleks seiring dengan perkembangan Kota Batu sebagai destinasi wisata," ungkapnya.
Penataan yang baik, menurut Eko tidak hanya akan meningkatkan estetika kota, tetapi juga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi warganya.

"Selain itu, upaya ini juga menjadi bentuk respons terhadap perubahan iklim yang mengakibatkan cuaca ekstrem, termasuk hujan dengan intensitas tinggi yang berpotensi menyebabkan banjir," imbuhnya.
Melalui sosialisasi yang terus dilakukan, Eko berharap masyarakat Kota Batu dapat mendukung dan berpartisipasi aktif dalam program DPUPR Kota Batu.
"Dengan kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, tujuan untuk menjadikan Kota Batu sebagai kota wisata yang indah, nyaman, dan bebas banjir dapat tercapai," tandas Eko.

Ia menegaskan, revitalisasi trotoar ini bukan hanya tentang perbaikan fisik, tetapi juga tentang membangun kota yang lebih baik untuk masa depan.
Eko memaparkan ada 7 kawasan yang akan mengalami penataan dan revitalisasi trotoar, yaitu Jalan Bromo-Semeru, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Pattimura, Jalan Diponegoro, Jalan Dewi Sartika, Jalan Sultan Agung, dan Jalan Dewi Sartika.
Dari 7 kawasan ini, 3 di antaranya merupakan kawasan strategis yang menjadi fokus utama pengerjaan, yaitu Jalan Bromo-Semeru (Brosem), Jalan Panglima Sudirman, dan Jalan Pattimura. Pengerjaan revitalisasi ini diperkirakan akan menelan anggaran sebesar Rp26,6 miliar dari APBD 2024 dan direncanakan selesai pada November 2024. (*)
Pewarta: Doi Nuri
Editor: Buang Supeno