Pemkot Malang Sediakan Coworking Space Gratis, Dorong Kreativitas dan Ekonomi Digital
Selasa, 04 Maret 2025 - 17:33
Pemkot Malang Sediakan Coworking Space Gratis, Dorong Kreativitas dan Ekonomi Digital
Selasa, 04 Maret 2025 - 17:33 | 1280
Pemkot Malang Sediakan Coworking Space Gratis. Selasa, (4/3/2025). (Pemkot Malang)
Kota Malang, JN — Dalam upaya mendukung ekosistem kerja fleksibel dan pertumbuhan ekonomi kreatif, Pemerintah Kota Malang menghadirkan coworking space gratis bagi masyarakat.
Fasilitas ini menjadi solusi bagi para pekerja lepas, pelaku startup, mahasiswa, hingga komunitas kreatif yang membutuhkan ruang kerja yang nyaman dan profesional.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, mengungkapkan bahwa coworking space ini telah tersedia sejak 2021 dan terus berkembang.
Saat ini, fasilitas tersebut dapat ditemukan di beberapa lokasi, seperti Coworking Gajayana, Coworking GOR Ken Arok, Coworking Bakalankrajan, serta Coworking Kebun Bibit.
“Fasilitas ini kami sediakan secara gratis agar para pekerja kreatif dan pelaku usaha rintisan (startup) memiliki ruang yang mendukung produktivitas mereka. Selain itu, coworking space juga dapat digunakan untuk diskusi, pertemuan, hingga berbagai acara lainnya,” ujar Baihaqi.

Sepanjang tahun 2024, lebih dari 2.000 orang telah memanfaatkan coworking space ini. Salah satunya adalah Coworking Space Stadion Gajayana, yang sering digunakan oleh startup. Tercatat sekitar 20 orang dari tiga startup berbeda bekerja di lokasi ini secara rutin.
Tak hanya menawarkan tempat kerja, coworking space ini juga membuka akses bagi pelaku industri kreatif untuk mengikuti berbagai pelatihan dan sertifikasi gratis yang difasilitasi oleh Pemkot Malang.
Salah satu contoh keberhasilannya adalah Bingkai Karya, startup yang berawal dengan dua personel namun kini telah berkembang dan memiliki kantor sendiri setelah memanfaatkan fasilitas ini serta mengikuti program bimbingan teknis dan sertifikasi yang tersedia.
Keberadaan coworking space ini disambut baik oleh berbagai komunitas dan pelaku usaha, termasuk Dako Brand & Communication yang bergerak di bidang branding dan komunikasi.
“Kami sangat terbantu dengan fasilitas gratis ini. Ruangannya nyaman, lengkap dengan WiFi, AC, TV, dan berbagai sarana lainnya. Lokasinya juga strategis,” ungkap Cita, salah satu anggota tim Dako Brand & Communication.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa coworking space ini merupakan langkah konkret dalam mendorong inovasi dan kolaborasi di Kota Malang.
“Kami ingin memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkembang dan berkreasi. Dengan fasilitas ini, kami berharap semakin banyak ide-ide baru yang lahir dan berkembang di Malang, menjadikan kota ini sebagai pusat ekonomi kreatif yang maju,” ujarnya.
Dengan adanya coworking space yang terbuka untuk semua kalangan, Pemkot Malang berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih inklusif dan mendukung pertumbuhan industri kreatif di era digital.
Hal ini semakin memperkuat posisi Kota Malang sebagai kota yang ramah inovasi dan siap bertransformasi menjadi Kota Kreatif Dunia. (**)
Pewarta : Zara Putri Islamia Aiska
Editor : Doi Nuri