Raffi Ahmad Dorong Perlindungan Kekayaan Intelektual dan Dukungan Startup Lokal di MCC
Sabtu, 22 Februari 2025 - 12:14
Raffi Ahmad Dorong Perlindungan Kekayaan Intelektual dan Dukungan Startup Lokal di MCC
Sabtu, 22 Februari 2025 - 12:14 | 1250
Creative Talk With Raffi Ahmad di MCC Kota Malang. Sabtu, (22/2/2025). (Zara/JN)
Kota Malang, JN – Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, menghadiri acara Creative Talk di Malang Creative Center (MCC) pada Sabtu (22/2/2025).
Dalam kesempatan ini, Raffi menyoroti pentingnya perlindungan kekayaan intelektual (KI) serta dukungan bagi startup lokal di Indonesia.
Raffi Ahmad menyampaikan bahwa pemerintah saat ini sedang berupaya mempermudah pendaftaran hak kekayaan intelektual, yang bisa dilakukan dari rumah.
Menurutnya, perlindungan terhadap ide-ide kreatif anak bangsa sangat penting agar tidak diklaim pihak lain.
"Indonesia ini punya sumber daya manusia yang luar biasa, ide-ide kreatif kita juga tidak kalah. Lihat saja Upin & Ipin, IP mereka bisa sebesar itu karena ada dukungan dari negara. Kita harus pastikan karya anak bangsa juga mendapatkan perlindungan dan perhatian yang sama," ujar Raffi Ahmad.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah sedang merancang insentif bagi pelaku industri kreatif dan startup lokal.
Beberapa program yang telah berjalan, seperti Riset dan Inovasi untuk Maju (RIEM) dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta program pendanaan lainnya, akan terus diperjuangkan agar semakin banyak anak muda yang bisa berkembang dalam industri kreatif.
Sebagai utusan khusus presiden, Raffi menegaskan bahwa tugasnya adalah menjembatani aspirasi para pelaku ekonomi kreatif ke pemerintah pusat. Ia juga mengajak perusahaan swasta untuk turut berkontribusi melalui dana CSR mereka.

Dalam kesempatan yang sama, Nagita Slavina juga mengungkapkan gagasannya untuk membantu pelaku ekonomi kreatif mendapatkan dukungan dari sektor swasta.
"Tadi aku kepikiran, mungkin kita bisa bikin forum atau wadah bagi para startup untuk bertemu dengan para pengusaha dan investor. Nanti kita coba undang ke Jakarta, biar bisa bertemu langsung dengan mereka," ujar Nagita.
Nagita juga menyatakan kesiapannya untuk menanggung biaya akomodasi bagi perwakilan startup yang akan mengikuti forum tersebut.

Ia berharap inisiatif ini dapat membantu lebih banyak pelaku usaha kreatif mendapatkan peluang kolaborasi dan pendanaan.
Kepala Bappeda Kota Malang, Ibu Dwi Rahayu, turut hadir dalam acara ini dan mengungkapkan harapannya agar Malang bisa menjadi Kota Kreatif Dunia yang diakui UNESCO.
"Kami akan submit Kota Malang sebagai Kota Kreatif Dunia ke UNESCO. Mohon dukungan dari semua pihak, termasuk A' Raffi dan Mbak Gigi, agar kita bisa membawa nama Indonesia ke tingkat global," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji, menegaskan bahwa MCC merupakan salah satu warisan penting yang diinisiasi sejak 2020.
Bayu berharap dengan koneksi yang dimiliki Raffi Ahmad, akan semakin banyak anak muda dari Malang yang bisa bersinar di tingkat nasional dan internasional.
Acara Creative Talk ini menjadi momentum penting bagi para pelaku ekonomi kreatif di Malang untuk mendapatkan wawasan dan dukungan dari berbagai pihak.
Dengan adanya sinergi antara pemerintah, swasta, dan komunitas kreatif, diharapkan industri kreatif Indonesia dapat berkembang semakin pesat. (*)
Pewarta : Zara Putri Islamia Aiska
Editor : Doi Nuri