Loading...

Pengunjung

PPDB 2024 SMP Negeri 07 Batu Targetkan 96 Siswa Angkatan ke-2

admin

admin

Rabu, 08 Mei 2024 - 13:22

902 | Bagikan

PPDB 2024 SMP Negeri 07 Batu Targetkan 96 Siswa Angkatan ke-2

admin - Pendidikan

Rabu, 08 Mei 2024 - 13:22 | 902

SMP Negeri 07 Batu targetkan 96 siswa angkatan ke-2 pada PPDB 2024. Rabu (8/5/2024). (Doi Nuri/JN)

Kota Batu, JN – Menjelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 07 Batu targetkan pagu 96 siswa tercapai dari 3 jalur pendaftaran.

Sebagai informasi, SMP Negeri 07 Batu membuka 3 jalur pendaftaran pada PPDB 2024 ini, yakni jalur Afirmasi untuk pemilik Kartu Indonesia Pintar (KIP) juga masyarakat yang memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari desa atau kelurahan masing-masing, dan penyandang difabel.

Jalur Afirmasi telah dibuka sejak Senin 6 Mei – 7 Mei 2024 dengan kuota 14 siswa yang akan diterima, yang ditentukan dari hasil survey langsung kepada pendaftar.

Selanjutnya, PPDB jalur Prestasi dan Perpindahan Tugas Kerja akan dibuka pada 21 Mei – 22 Mei 2024, dengan melengkapi persyaratan yang ditentukan seperti piagam prestasi, dan Surat Keputusan (SK) kerja.

Kemudian untuk PPDB  jalur zonasi, dibuka pendaftaran dari 10 Juni – 12 Juni 2024 secara online dan siswa yang diterima akan diumumkan pada hari terakhir pada sore hari.

Pelaksana tugas (PLT) Kepala Sekolah SMP Negeri 07 Batu Budi Prasetyo SPd mengatakan, pada jalur Afirmasi yang telah ditutup, sudah ada 57 pendaftar yang nantinya hanya akan diterima 14 orang.

"Alhamdulillah animo masyarakat kepada sekolah kami cukup tinggi. Bismillah, saya yakin PPDB tahun 2024 angkatan ke-2 ini kami bisa tembus pagu 96 siswa," ungkapnya.

Perlu diketahui, angkatan pertama SMP Negeri 07 Batu berhasil menyaring 64 pendaftar untuk menjadi siswa pertama di sekolah yang baru dibangun itu.

Menjelaskan kembali tentang indikator bisa diterimanya siswa pada jalur Afirmasi, Budi mengatakan akan merujuk pada 3 poin home visit pendaftaran.

"Kami akan tentukan dari 50 persen hasil survey, 40 kepemilikan bukti sebagai keluarga penerima bantuan pemerintah, dan 10 persen sisanya adalah jarak domisili," pungkas dia. (*)

Pewarta: Doi Nuri 
Editor: Buang Supeno