Loading...

Pengunjung

Gawagis Pondok Pesantren di Kabupaten Malang, Gelombang Suara Masih Risma-Gus Hans

admin

admin

Minggu, 17 November 2024 - 15:07

1298 | Bagikan

Gawagis Pondok Pesantren di Kabupaten Malang, Gelombang Suara Masih Risma-Gus Hans

admin - Politik

Minggu, 17 November 2024 - 15:07 | 1298

Para Gawagis di Kecamatan Pujon menerima kehadiran Gus Hans untuk konsolidasi pemenangan. Ahad ( 17/11/2024 ) siang.

Kabupaten Malang, JN – Gelombang dukungan kepada Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Ir Hj Tri Rismaharini MT dan KH Sahrul Azhar Asumta SIP M Kes, terus berdatangan.

Kali ini perkumpulan Gawagis, atau Gus panggilan akrab untuk putra kyai dan jamaknya adalah Gawagis mendeklarasikan dukungan kepada Paslon 03 Cagub dan Cawagub Jatim.

Pada momentum silaturahmi kali ini, hadir HM Zahrul Azhar Asumta SIP M KES yang akrab disapa Gus Hans diterima Gawagis Pondok Pesantren se Kecamatan Pujon  di Dusun Manting Desa Tawangsari Kecamatan Pujon – Kabupaten Malang pada Ahad ( 17/11/2024 ) siang.

Gus Hams sudah bertemu para pengasuh pesantren yang ada di Pujon, mendengarkan curhatan mereka tentang betapa perlunya pemerintah hadir untuk perjuangan mereka.

"Karena karakter anak bangsa juga ditentukan oleh guru-guru ngaji dan pondok-pondok pesantren yang ada di kampung ini. Maka negara harus hadir," tegas dia.

Kondisi pesantren di Jatim, menurut Gus Hans perlu mendapatkan dukungan maksimal dari pemerintah.

"Jika kami menjabat, dengan berbagai bantuan yang ada, tentunya anyak anggaran yang kami alokasikan buat pendidikan bukan hanya 20 persen, bahkan bisa sampai 30 persen dan mereka menikmati itu," ungkapnya.

Sementara itu, koordinator Gawagis Kabupaten Malang Gus Ubaidillah Hamid menegaskan pihaknya akan memberikan andil besar bagi kemenangan Risma-Gus Hans.

"Kami punya besar hati, dan semua Gawagis yang ada di Pujon bangga dan senang, juga terharu, karena selama ini belum ada sentuhan-sentuhan yang ada di pondok pesantren, khususnya Gawagis yang ada di pemerintahan provinsi," tunas dia. (*) 

Pewarta: Ayu Nadya Sukma
Editor: Doi. Nuri