Loading...

Pengunjung

Kesiapan Risma-Gus Hans Pimpin Jawa Timur, Imron Sebut Lawan Politik Hanya Jual Retorika

admin

admin

Senin, 18 November 2024 - 10:39

1235 | Bagikan

Kesiapan Risma-Gus Hans Pimpin Jawa Timur, Imron Sebut Lawan Politik Hanya Jual Retorika

admin - Politik

Senin, 18 November 2024 - 10:39 | 1235

Wakil Ketua Pemenangan Risma-Gus Hans sebut lawan politik hanya jual retorika. Senin (18/11/2024). (Sholeh for JN)

Surabaya, JN – Wakil Ketua Pemenangan Risma-Gus Hans, KH Imron Fauzi sebut jika kesiapan Tri Rismaharini dan KH Sahrul Azhar Asumta atau Gus Hans, membuat lawan politik hanya bisa jualan retorika.

Menjelang debat ke 3 Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur dengan tema 'Transformasi Sosial dan Meningkatkan Kesejahteraan' akan menjadi panggung pembuktian nyata bagi pasangan Risma-Gus Hans.

Imron meyakini, dengan pengalaman segudang dan visi yang terarah, pasangan Risma-Gus Hans dinilai mampu menjawab tantangan besar masyarakat Jawa Timur.

"Bagi Bi Risma dan Gus Hans, tema debat kalo ini adalah wujud nyata dari pengalaman panjang mereka dalam melayani masyarakat," katanya.

Ia menyebut, Risma telah membuktikan kepemimpinannya di Surabaya, sementara Gus Hans punya rekam jejak kuat dalam membangun masyarakat berbasis nilai-nilai agama dan kemanusiaan.

Debat ke 3 ini, diprediksi Imron akan menjadi ajang penting untuk menunjukkan siapa yang benar-benar layak memimpin Jawa Timur.

"Dengan materi dan pengalaman yang solid, Risma-Gus Hans dipastikan akan menggiring opini masyarakat bahwa mereka adalah pilihan terbaik untuk masa depan provinsi ini," yakin dia.

Dengan pengalaman Risma dalam membangun Surabaya menjadi kota yang lebih bersih dan sejahtera, serta peran Gus Hans dalam mendidik dan memberdayakan masyarakat, pasangan ini dinilai memiliki keunggulan yang tak tertandingi.

"Ini bukan hanya soal popularitas, ini soal kemampuan dan rekam jejak. Risma-Gus Hans sudah terbukti, sementara lawan mereka masih sibuk dengan janji-janji kosong," tutup KH. Imron Fauzi. (**)

Pewarta: Ayu Nadya Sukma
Editor: Doi Nuri