Loading...

Pengunjung

Ruwatan Massal Murwakala Digelar di Junrejo Kota Batu, Warga Diajak Lestarikan Tradisi Leluhur

admin

admin

Kamis, 30 April 2026 - 09:46

1224 | Bagikan

Ruwatan Massal Murwakala Digelar di Junrejo Kota Batu, Warga Diajak Lestarikan Tradisi Leluhur

admin - Sosial Budaya

Kamis, 30 April 2026 - 09:46 | 1224

Poster gelaran Ruwatan Massal Murwakala. Kamis (30/4/2026). (Jojon for JN)

KOTA BATU, jurnalnusa.com — Tradisi budaya Jawa kembali dihidupkan melalui gelaran Ruwatan Massal Murwakala yang akan diselenggarakan pada Ahad Wage, 21 Juni 2026 bertepatan dengan bulan Suro.

Kegiatan ini akan berlangsung di Jalan Gang Pande, Dusun Junwatu, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo Kota Batu, tepatnya di pelataran rumah Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Batu Sampurno.

Ruwatan massal ini terbuka untuk masyarakat umum yang ingin mengikuti ritual pembersihan diri dari marabahaya sekaligus memohon keselamatan dan keberkahan hidup.

Penyelenggara juga membatasi jumlah peserta, sehingga masyarakat diimbau untuk segera mendaftarkan diri.

Salah satu narasumber sekaligus panitia, Andi Tri Sudrajat, menjelaskan bahwa ruwatan merupakan tradisi leluhur yang sarat makna spiritual dan masih relevan hingga saat ini.

“Ruwatan Murwakala ini adalah bentuk ikhtiar batin untuk membersihkan diri dari energi negatif atau marabahaya, sekaligus memohon keselamatan, kesehatan, kelancaran rezeki, dan kehidupan yang lebih baik,” ujar pria yang karib disapa Jojon ini. Kamis (30/4/2026).

Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya bersifat ritual, tetapi juga sebagai upaya melestarikan budaya Jawa yang mulai jarang dilakukan oleh generasi muda.

Untuk mengikuti ruwatan massal ini, Jojon menjelaskan jika peserta dikenakan biaya sebesar Rp350.000 per orang. Biaya tersebut mencakup seluruh rangkaian prosesi yang akan dilaksanakan selama acara berlangsung.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui kontak panitia, yakni Andi Tri Sudrajat di nomor 0856-0630-5400 atau Aditya Fajar di nomor 0858-1618-5177.

Jojon berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat spiritual bagi seluruh peserta.

"Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai budaya dan kearifan lokal di tengah masyarakat modern," pungkas dia. (*)

Pewarta: Doi Nuri
Editor: Rio Mulyana Badia